Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Diduga Mau Tawuran, Belasan Remaja di Pontianak Barat Diangkut ke Kantor Polisi

Foto. Belasan remaja diduga hendak melakukan tawuran diamankan Spartan Polsek Pontianak Barat (Dok. Istimewa)

PONTIANAKKERAS.ID, PONTIANAK – Tim Enggang Polsek Pontianak Barat menggiring belasan remaja ke kantor polisi. Total ada 27 remaja diamankan polisi.

” Benar waktu itu kami lagi patroli malam minggu. Kami mengamankan belasan remaja di Jalan Tebu,” kata Kapolsek Pontianak Barat, AKP Basuki melalui Kanit Reskrim Polsek Pontianak Barat, Ipda Alvon Oktobertus.

Polisi mengamankan belasan remaja ini karena mereka diduga hendak melakukan tawuran.

” Saat kami amankan mereka ini berjumlah ada sekitar 20 orang lebih. Kemudian kami bawa ke kantor untuk diperiksa,” terangnya.

Remaja yang diamankan ini berawal dari kecurigaan polisi yang melihat tiga remaja berboncengan motor hendak menuju ke suatu tempat.

” Terus kami ikuti dan kami kejar. Tiga remaja yang berboncengan ini, dan mereka menuju ke sebuah rumah di Jalan Tebu,” tambahnya.

Polisi langsung mengamankan sekelompok remaja tersebut dengan dibantu masyarakat setempat.

” Ternyata disana juga sudah ada beberapa remaja lain yang lagi ngumpul di sekitaran rumah yang didatangi tiga remaja tadi,” jelasnya.

Mereka langsung diamankan polisi. Disitu, polisi menemukan beberapa senjata tajam (sajam) berbagai jenis, diduga dipakai untuk tawuran.

” Kami juga menemukan sajam jenis parang, celurit, dan mandau. Remaja ini, kemudian kami bawa ke kantor untuk diperiksa,” tuturnya.

Polisi akan memanggil orang tua/ wali dari remaja ini untuk diberikan pembinaan, serta berkoordinasi dengan pihak terkait.

” Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak KPAD Kota Pontianak, dalam penyelesaian terkait masalah remaja ini,” ungkapnya.

Sebanyak 15 motor remaja yang tidak memenuhi standar, akan dilakukan sanksi tegas berupa penilangan oleh pihak kepolisian.

” Remaja ini sudah kami kembalikan ke orang tuanya masing masing. Sedangkan motor yang tak memenuhi standar, kami tilang,” tegasnya.

Polisi menghimbau orang tua untuk mengawasi anak anaknya agar tidak terjerumus ke tindakan yang membuat kegaduhan di masyarakat.

” Kami himbau agar para orang tua untuk selalu mengontrol anak anaknya, terutama di malam hari, agar kejadian seperti ini tak terulang kembali,” tutupnya.

Share: