PONTIANAKKERAS.ID, KETAPANG- Ahmad Khoirudin, ABK KM Dharma Ferry II yang sempat dilaporkan jatuh ke Perairan Sungai Delta Pawan, Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar) ditemukan tewas.
Jasadnya ditemukan hari Selasa (23/2/2026). Upaya pencarian dilakukan Tim SAR Gabungan selama tiga hari berturut turut, sejak korban dilaporkan hilang pada Sabtu, 21 Februari 2026 sore.
” Korban sempat muncul ke permukaan air dan berusaha meraih tali di lambung kapal,” ungkap Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra.
Sebelum kejadian, korban sedang berada di bagian bawah kapal dekat pintu sisi kiri. Sontak, rekan korban segera melempar pelampung untuk pertolongan pertama.
” Pelampung tersebut tidak berhasil dijangkau oleh korban, hingga akhirnya korban terseret ke arus sungai,” tambahnya.
Pencarian awal korban sempat dilakukan pihak kapal dengan menurunkan sekoci. Namun usaha tersebut tak membuahkan hasil.
” Setelah mendapati laporan, tim segera melakukan pencarian dengan menyisir perairan sungai menggunakan perahu karet,” terangnya.
Tim SAR Gabungna menemukan korban mengapung dengan jarak sekitar 1,5 km atau 0,8 nm ke arah hilir dari lokasi awal kejadian.
” Setelah berhasil di evakuasi, jasad korban kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk prosesi pemakaman,” pungkasnya.
Ia mengimbau seluruh pengguna transportasi air, terutama anak buah kapal (ABK), agar senantiasa mengutamakan aspek keselamatan kerja (k3), serta menjalankan setiap tugas sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
” Kami mengingatkan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Selalu waspada dan gunakan perlengkapan keselamatan, khususnya saat berada di area terbuka kapal,” imbaunya.





