Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Wanita di Bengkayang Diduga Jadi Korban Penipuan dan Pemerasan, Sempat Dilaporkan Hilang dan Ditemukan Selamat

Foto. Wanita EM ditemukan polisi bersama keluarganya di Penginapan Lintas Batas (Dok. Istimewa)

PONTIANAKKERAS.ID, BENGKAYANG- Wanita EM (40), warga Bengkayang, Kalimantan Barat (Kalbar) yang sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarganya. Kini, ditemukan dalam kondisi selamat.

”  Setelah laporan diterima, anggota langsung melakukan pencarian di beberapa lokasi, yang diduga menjadi tempat keberadaan korban,” kata Pamapta II Polres Bengkayang, Ipda Priyo.

Belakangan, EM diduga menjadi korban penipuan disertai pemerasan hingga mengalami kerugian yang ditaksir mencapai ratusan juta  lebih.

” Alhamdulillah, korban ditemukan dalam kondisi selamat. Sebelumnya, EM dilaporkan pergi dari rumah tanpa seizin suaminya,” terangnya.

Merasa khawatir, suami EM melaporkan kehilangan istrinya ke kantor polisi untuk meminta pertolongan dan melakukan pencarian korban.

” EM pergi meninggalkan rumah pada hari Rabu, 4 Maret 2026 sekitar jam 7 pagi tanpa diketahui oleh pihak keluarga. Kondisi tersebut membuat keluarganya merasa khawatir,” tambahnya.

Polisi mendapat informasi awal, EM diduga berada di sekitar Jalan Pahlawan, Bengkayang. Lanjut, polisi mendatangi lokasi yang dimaksud untuk melakukan penelusuran ke beberapa tempat penginapan.

” Setelah petugas melakukan pencarian intensif hingga malam hari. Sekitar pukul 22.30 WIB, petugas menemukan korban sedang menginap di Penginapan Lintas Batas,” pungkas Priyo.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi depresi. Bersama pihak keluarga, polisi kemudian melakukan pemeriksaan handphone dan buku tabungan milik korban.

” Hasil pemeriksaan sementara bersama keluarga, diketahui EM sudah beberapa kali melakukan transfer uang ke seseorang berinisial AW hingga mengalami kerugian mencapai 100 juta lebih,” katanya.

Kepada polisi dan pihak keluarga, korban mengaku mentransfer uangnya karena takut dan diancam seseorang untuk menyebarkan foto pribadinya yang bersifat vulgar, apabila permintaan tersebut tak dipenuhi.

” Saat ini EM sudah dibawa pulang oleh suaminya. Pihak keluarga berencana akan membuat laporan resmi ke kantor polisi terkait dugaan penipuan dan pemerasan,” tuturnya.

Polisi menghimbau masyarakat untuk lebih waspada jika berkomunikasi dengan orang yang tidak dikenal, terutama melalui media sosial untuk menghindari kejadian serupa tidak terulang kembali.

” Apabila mengalami dan mengetahui adanya tindakan melanggar hukum. Segera melapor ke kantor polisi terdekat untuk ditindaklanjuti,” imbaunya. (ry)

Share: