PONTIANAKKERAS.ID, SUNGAI RAYA- Pelajar bernama Antonius Aristo (18), tewas setelah terlibat tabrakan maut dengan truk box di Simpang 4 Brimob, Jalan Adisucipto, Sungai Raya, Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar).
” Iya kejadiannya hari ini, Rabu 11 Maret 2026,” Kata Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade Surdiansyah, Rabu (11/3).
Tabrakan maut ini melibatkan motor yang dikendarai korban KB 5540 DAA dengan truk box KB 8935 HF yang dikemudikan Yan Fadli (39)
” Awal mula truk box tersebut melaju dari arah Jalan Adi Sucipto, hendak berbelok ke kiri menuju arah Kodam sesampainya di TKP,” tambahnya.
Korban yang saat itu sedang mengendarai sepeda motornya. Diduga hendak menyalip dari sisi kiri, tepat di belakang truk box tersebut.
” Korban diduga oleng dan hilang kendali. Lalu terjatuh ke arah ban truk hingga mengalami luka berat,” tegas Ade.
Dari olah TKP serta keterangan saksi di lokasi kejadian. Penyebab tabrakan ini karena korban diduga hendak menyalip di tikungan.
” Truk itu bermaksud berbelok di tikungan setiba di Simpang 4 Brimob. Namun korban saat itu diduga gagal menyalip, dan tertabrak truk box hingga terseret,” terangnya.
Polisi menduga korban saat itu kurang memperhitungkan jarak aman saat ingin menyalip truk box setibanya di tikungan Simpang Brimob.
” Di lokasi kejadian, petugas menemukan serpihan serpihan bekas kecelakaan, serta keterangan sopir truk box,” tuturnya.
Ade mengatakan menyalip kendaraan di sekitar tikungan. Tentu sangat beresiko, berbahaya, dan jarak pandang yang terbatas.
” Korban dilarikan ke RS Kartika Husada (rumkit) untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nyawanya tak terselamatkan,” pungkas Ade.
Polisi mengingatkan kepada seluruh pengguna jalan raya untuk tetap mematuhi petunjuk atau rambu rambu lalu lintas yang sudah terpasang.
” Kami juga menghimbau masyarakat dalam mengemudikan kendaraannya untuk tidak menyalip. Terutama saat melintas di tikungan ataupun di simpang jalan, karena sangat beresiko dan berbahaya,” imbaunya. (rr)





