Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Warga di Sekayam Jadi Korban Pengeroyokan oleh OTK, Polisi Masih Kejar Pelaku

Foto. TKP korban mengalami dugaan pengeroyokan (Dok. Istimewa)

SANGGAU- Warga Dusun Bakai I, Balai Karangan, Sekayam bernama Amin menjadi korban dugaan pengeroyokan oleh 2 orang tak dikenal (OTK). Kini, polisi masih mengejar keberadaan terduga pelaku.

Peristiwa terjadi Sabtu (4/4/2026) pagi di Jalan Lintas Malindo, depan Ruko Amin Jenggot, Balai Karang, Sekayam, Kalimantan Barat (Kalbar).

” Mulanya, istri korban mendengar suara pintu ruko dibuka sekitar pukul 05.00 WIB, dia mengira itu suaminya yang tengah siap membuka usaha seperti biasa,” ungkap Kapolsek Sekayam, AKP Sutikno.

Kemudian, istri korban mendengar teriakan dari arah depan ruko. Merasa curiga, istri korban menuju ke bagian depan ruko tersebut.

” Istri korban melihat kondisi pintu ruko sudah dalam kondisi terbuka. Sedangkan korban terlihat berjalan sempoyongan masuk ke dalam ruko,” tambahnya.

Dikatakannya, istri korban kemudian menghubungi kerabatnya. Kemudian kejadian tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian setempat.

” Begitu menerima laporan, anggota kami langsung turun ke lokasi untuk mengevakuasi korban dan mengamankan TKP,” tutur Sutikno.

Polisi langsung melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi, dan pengumpulan barang bukti. Penyelidikan dilakukan kepolisian guna mencari keberadaan terduga pelaku.

” Saat ini kami tengah melakukan pendalaman terhadap rekaman CCTV serta mengumpulkan keterangan saksi-saksi guna mengungkap pelaku,” terangnya.

Dalam pemeriksaan awal medis, korban mengalami beberapa luka akibat benturan keras di bagian kepala.

” Luka yang dialami korban yakni pendarahan aktif di bagian telinga sebelah kiri, muntah muntah, pendarahan di hidung, luka memar di kening, serta benjolan kepala di bagian kanan,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil pengecekan rekaman CCTV di sekitar lokasi, terlihat dua orang terduga pelaku datang ke ruko korban dan diduga melakukan pengeroyokan sebelum akhirnya melarikan diri.

” Dari rekaman tersebut kini menjadi salah satu petunjuk penting dalam proses penyelidikan,” pungkasnya.

Pihak keluarga korban berencana membawa Amin untuk mendapatkan penanganan lanjutan di rumah sakit di Kuching, Malaysia. Mengingat kondisi korban yang membutuhkan perawatan intensif akibat luka serius di bagian kepala.

” Kami himbau kepada masyarakat untuk selalu waspada. Segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila mengetahui informasi terkait kejadian tersebut,” tegasnya.

Polisi juga memastikan akan menindak tegas untuk pelaku sesuai hukum dan ketentuan peraturan perundang undangan yang berlaku.

Share: