KUBU RAYA, – Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa kembali terjadi di wilayah Kalimantan Barat. Insiden tabrakan antara sepeda motor dan truk terjadi di depan SPBU Korek, Jalan Trans Kalimantan, Desa Korek, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, pada Rabu pagi, 10 April 2026.
Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia, sementara satu korban lainnya mengalami luka ringan. Aparat kepolisian dari Polres Kubu Raya langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan saksi.
Kasat Lantas Polres Kubu Raya, J. Effendhy Kusuma, menjelaskan kronologi awal kejadian berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan.
” Dari olah TKP, dan pemeriksaan saksi di lokasi, awalnya truk dengan nopol KB 8212 SE yang dikemudikan WB (22) melaju dari arah Sanggau menuju Pontianak,” kata Kasat Lantas Polres Kubu Raya, Iptu J. Effendhy Kusuma.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.15 WIB, saat arus lalu lintas di Jalan Trans Kalimantan relatif ramai. Kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut adalah sebuah truk dan sepeda motor yang ditumpangi dua orang.
Menurut keterangan polisi, truk yang dikemudikan WB melaju dari arah Sanggau menuju Pontianak. Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi truk berusaha mendahului kendaraan lain yang berada di depannya.
” Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi truk tersebut berupaya mendahului kendaraan truk lain yang ada di depannya dan belum diketahui identitasnya,” tambahnya.
Pada saat bersamaan, dari sisi kanan muncul sepeda motor dengan nomor polisi KB 2400 VR yang dikendarai JA (19) dan berboncengan dengan MY (25). Keduanya juga berusaha mendahului truk yang dikemudikan WB.
Dalam situasi yang hampir bersamaan, sepeda motor tersebut berhasil mendahului truk. Namun, diduga pengendara motor kehilangan keseimbangan hingga terjatuh ke badan jalan.
” Pemotor tersebut berhasil mendahului truk. Namun karena diduga hilang keseimbangan hingga terjatuh, naas saat bersamaan truk yang dikemudikan WB tak dapat menghindar hingga terjadi tabrakan,” ungkapnya.
Benturan antara kendaraan berat dan sepeda motor tersebut tidak dapat dihindari, mengakibatkan pengendara motor mengalami luka serius.
Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor, JA (19), mengalami luka berat dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
” Tabrakan ini mengakibatkan JA mengalami luka serius dan harus dilarikan ke RS utuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.”
Namun, meski telah mendapatkan penanganan medis, korban akhirnya meninggal dunia.
” Namun, sayang nyawa korban tak tertolong, setelah sempat menjalani perawatan intensif. Sedangkan penumpang motor korban, MY hanya mengalami luka ringan,” jelas Effendhy.
Sementara itu, penumpang sepeda motor hanya mengalami luka ringan dan tidak memerlukan perawatan intensif.
Setelah kejadian, aparat kepolisian langsung mengamankan lokasi untuk menghindari kemacetan serta memastikan proses evakuasi berjalan lancar.
Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan, termasuk truk dan sepeda motor, telah diamankan ke kantor polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
” Sementara kendaraan yang terlibat dalam kecelakan bersama sopir truk sudah diamankan ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.”
Polisi juga masih melakukan pendalaman terkait kronologi pasti kejadian, termasuk kemungkinan adanya faktor lain yang berkontribusi terhadap kecelakaan tersebut.
Kecelakaan ini kembali menyoroti tingginya risiko saat mendahului kendaraan di jalan raya, terutama di jalur padat seperti Jalan Trans Kalimantan.
Manuver mendahului membutuhkan perhitungan yang matang, termasuk jarak, kecepatan, serta kondisi jalan. Kesalahan kecil dapat berakibat fatal, terutama ketika melibatkan kendaraan besar seperti truk.
Selain itu, faktor keseimbangan kendaraan roda dua juga menjadi salah satu penyebab umum kecelakaan.
Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas.
” Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas, terutama saat hendak mendahului kendaraan lain, guna menghindari terjadinya kecelakaan serupa terulang kembali,” imbaunya.
Imbauan ini menjadi penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendara, terutama di jalur-jalur yang memiliki tingkat risiko tinggi.
Kecelakaan maut di Kubu Raya ini menjadi pengingat bahwa keselamatan di jalan raya harus menjadi prioritas utama. Setiap pengguna jalan memiliki tanggung jawab untuk menjaga diri sendiri dan orang lain.
Peristiwa ini juga menunjukkan betapa pentingnya kehati-hatian dalam melakukan manuver di jalan, terutama saat mendahului kendaraan lain.
Dengan meningkatkan kesadaran dan disiplin dalam berlalu lintas, diharapkan angka kecelakaan dapat ditekan dan keselamatan bersama dapat terjaga.





